RSHS Bandung Nonaktifkan Perawat Lalai Serahkan Bayi ke Orang Lain

Jumat, 10 April 2026 – 15:00 WIB
RSHS Bandung Nonaktifkan Perawat Lalai Serahkan Bayi ke Orang Lain - JPNN.com Jabar
Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung. Foto: Nur Fidhiah Shabrina/JPNN.com

jabar.jpnn.com, KOTA BANDUNG - Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Dr. Hasan Sadikin menonaktifkan perawat yang menyerahkan bayi milik Nina Saleha, warga Cimahi, kepada orang lain.

Pemberian sanksi itu pun sekaligus evaluasi yang dilakukan oleh manajemen rumah sakit, ihwal kejadian yang viral di media sosial tersebut.

Direktur Utama (Dirut) RSHS dr Rachim Dinata Marsidi mengatakan, pihaknya memberikan sanksi peringatan kepada perawat tersebut. Selain itu, perawat berstatus senior itu pun dipindahtugaskan sementara dari bagian pelayanan.

"Perawatnya di nonaktifkan, dipindahkan ke bagian yang tidak melayani pasien dan diberikan SP 1," kata Rachim saat dikonfirmasi, Jumat (10/4/2026).

Menurutnya, insiden ini menjadi pembelajaran, khususnya untuk pelayanan di rumah sakit pemerintah tipe A.

RSHS pun siap untuk dievaluasi oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes). Evaluasi penting dilakukan untuk memperbaiki kinerja pelayanan.

"Kami RSHS siap untuk dilakukan evaluasi oleh Kemenkes dan kami sudah melaporkan Kemenkes kejadian ini," ucapnya.

Selain itu, Rachim juga memastikan akan dilakukan evaluasi internal, khususnya pembinaan terhadap para perawat, yang berkaitan dengan SOP penyerahan bayi kepada orang tua.

RS Hasan Sadikin Bandung menonaktifkan perawat yang menyerahkan bayi milik Nina Saleha, kepada orang lain. Manajemen siap dievaluasi Kemenkes.
Facebook JPNN.com Jabar Twitter JPNN.com Jabar Pinterest JPNN.com Jabar Linkedin JPNN.com Jabar Flipboard JPNN.com Jabar Line JPNN.com Jabar JPNN.com Jabar
JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jabar di Google News