Hamdalah! Wabah Campak di Cianjur Turun dari 100 Menjadi 18 Kasus
jabar.jpnn.com, CIANJUR - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, mencatat penurunan jumlah kasus suspek campak sepanjang triwulan pertama 2026.
Berbagai langkah dilakukan untuk menekan penyebaran penyakit tersebut, termasuk pemberian vaksin dan sosialisasi Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).
Kepala Dinkes Cianjur, Made Setiawan, mengatakan bahwa pada awal Januari 2026 jumlah suspek campak tercatat sebanyak 100 kasus.
Namun, hingga akhir Maret, angka tersebut menurun signifikan menjadi sekitar 18 kasus berdasarkan data tim surveilans di lapangan.
“Saat ini jumlah suspek campak sekitar 18 orang. Namun, status suspek belum tentu dipastikan terpapar campak,” ujar Made.
Ia menjelaskan bahwa kasus suspek campak tersebar di hampir seluruh wilayah Cianjur, dengan konsentrasi tertinggi berada di Kecamatan Warungkondang dan Cilaku.
Para pasien mendapatkan pengawasan intensif dari petugas kesehatan di puskesmas setempat.
Dinkes Cianjur juga telah menerima Surat Edaran dari Kementerian Kesehatan terkait kewaspadaan terhadap penyakit campak.
Dinkes Kabupaten Cianjur mencatat penurunan jumlah kasus suspek campak sepanjang triwulan pertama 2026 dari 100 kasus di Januari menjadi 18 kasus di Maret ini
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jabar di Google News