Ancaman Nyata Sesar Lembang: Badan Geologi Minta Implementasi Peta Rawan Gempa di Bandung Raya

Kamis, 26 Februari 2026 – 22:00 WIB
Ancaman Nyata Sesar Lembang: Badan Geologi Minta Implementasi Peta Rawan Gempa di Bandung Raya - JPNN.com Jabar
Ilustrasi Sesar Lembang. Foto: Chatgpt

jabar.jpnn.com, BANDUNG - Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral mendorong implementasi peta kawasan rawan gempa bumi di wilayah Sesar Lembang dan Bandung Raya sebagai langkah mitigasi berkelanjutan.

Penyelidik Bumi Utama Badan Geologi, Supartoyo, mengatakan peta tersebut telah disusun melalui berbagai pendekatan ilmiah, mulai dari analisis geomorfologi hingga pengukuran mikrotremor di lapangan.

Menurutnya, tantangan utama saat ini adalah konsistensi dalam penerapan hasil kajian tersebut ke dalam kebijakan pembangunan.

“Peta kawasan rawan gempa ini disusun berdasarkan kajian ilmiah. Tantangan utamanya sebetulnya di konsistensi implementasi,” ujar Supartoyo di Bandung, Kamis (26/2).

Potensi Magnitudo 6,8–7

Berdasarkan hasil kajian, kawasan Sesar Lembang dan sebagian wilayah Bandung Raya berada pada kategori menengah dengan potensi intensitas VII hingga VIII MMI jika terjadi gempa signifikan.

Selain pendekatan probabilistik, Badan Geologi juga melakukan analisis deterministik dengan asumsi seluruh segmen Sesar Lembang sepanjang sekitar 29 kilometer bergerak secara bersamaan.

Dalam skenario terburuk tersebut, gempa berpotensi mencapai magnitudo 6,8 hingga 7 dengan percepatan tanah sekitar 0,6 hingga 0,8 g.

Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral mendorong implementasi peta kawasan rawan gempa bumi di wilayah Sesar Lembang dan Bandung Raya
Facebook JPNN.com Jabar Twitter JPNN.com Jabar Pinterest JPNN.com Jabar Linkedin JPNN.com Jabar Flipboard JPNN.com Jabar Line JPNN.com Jabar JPNN.com Jabar
JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jabar di Google News