Mitos Atau Fakta, Isi BBM di Siang Bolong Lebih Sedikit dari Malam Hari? Begini Penjelasan Pakar IPB University

Kamis, 08 Januari 2026 – 15:00 WIB
Mitos Atau Fakta, Isi BBM di Siang Bolong Lebih Sedikit dari Malam Hari? Begini Penjelasan Pakar IPB University - JPNN.com Jabar
Ilustrasi SPBU: Ricardo/JPNN.com

Ia menambahkan bahwa sistem penjualan BBM di tingkat konsumen saat ini masih berbasis volume, bukan massa.

Oleh karena itu, secara teoritis suhu memang dapat memengaruhi volume BBM yang diterima konsumen.

Pada rantai pasok hulu, volume BBM umumnya telah dikoreksi pada suhu standar 15 derajat Celsius.

Namun, pada tingkat hilir atau konsumen, koreksi suhu tersebut belum menjadi kewajiban.

Meski demikian, Leopold menegaskan bahwa pengaruh suhu lingkungan terhadap BBM di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) relatif kecil.

Hal ini karena tangki penyimpanan BBM dirancang dengan sistem dan material yang mampu mengurangi pengaruh perubahan suhu luar.

Sebagai ilustrasi, ia menjelaskan bahwa pengisian 40 liter bensin pada siang hari dengan suhu BBM sekitar dua hingga tiga derajat Celsius lebih tinggi dibandingkan malam hari hanya menghasilkan selisih volume kurang dari 0,1 liter.

“Untuk solar, selisihnya bahkan lebih kecil lagi,” katanya.

Pakar dari IPB University meluruskan kabar yang berkembang di masyarakat bahwa membeli BBM pada siang hari lebih sedikit dibandingkan pada malam hari
Facebook JPNN.com Jabar Twitter JPNN.com Jabar Pinterest JPNN.com Jabar Linkedin JPNN.com Jabar Flipboard JPNN.com Jabar Line JPNN.com Jabar JPNN.com Jabar
JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jabar di Google News