Dinkes Depok: Pancoran Mas Jadi Wilayah dengan Stunting Tertinggi

Sabtu, 22 November 2025 – 13:13 WIB
Dinkes Depok: Pancoran Mas Jadi Wilayah dengan Stunting Tertinggi - JPNN.com Jabar
Kadinkes Depok, Mary Liziawati. Foto : Lutviatul Fauziah/jpnn

jabar.jpnn.com, DEPOK - Dinas Kesehatan (Dinkes) telah merilis data Prevalensi Balita Stunting tahun 2025 di 11 kecamatan di Kota Depok.  

Berdasarkan data tersebut, Kecamatan Pancoran Mas (Panmas) menjadi wilayah dengan angka stunting tertinggi tahun ini, yaitu 465 balita atau sebesar 5,49 persen. 

Sedangkan wilayah dengan angka stunting terendah berada di Kelurahan Cipayung dengan 147 balita atau sebesar 2,91 persen.

Kepala Dinkes Kota Depok, Mary Liziawati menjelaskan, bahwa penyajian data yang disampaikan merupakan prevalensi balita stunting yang diperoleh dari hasil pengukuran Bulan Agustus Tahun 2025.

Adapun sumber data dari Sigizi Kesga ( e-PPBGM) yang merupakan bagian dari pelaksanaan surveilans gizi.

"Data ini disampaikan untuk memberikan gambaran nyata, mengenai kondisi stunting pada tingkat kecamatan sehingga intervensi dapat dilakukan lebih tepat sasaran," ucap Mary dikutip Sabtu (22/11/2025).

Dia menuturkan, Pemerintah Kota (Pemkot) Depok terus berupaya melakukan berbagai langkah strategis untuk mencegah dan menurunkan stunting. 

Tentunya, dibutuhkan sinergi yang kuat dari seluruh pemangku kepentingan agar intervensi dapat berjalan lebih optimal dan tepat sasaran.

Kadinkes, Mary Liziawati sebut Kecamatan Pancoran Mas menjadi wilayah tertinggi untuk kasus stunting, yakni 465 balita atau sebesar 5,49 persen. 
Facebook JPNN.com Jabar Twitter JPNN.com Jabar Pinterest JPNN.com Jabar Linkedin JPNN.com Jabar Flipboard JPNN.com Jabar Line JPNN.com Jabar JPNN.com Jabar
JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jabar di Google News