Miris! Penghasilan ASN Masih Rendah, Prof Zudan Usulkan Skema Penggajian Baru
Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) tentang Perlindungan Hukum ASN yang telah diusulkan sejak 2016 perlu segera dituntaskan agar aparatur negara memiliki keberanian dalam menjalankan tugas tanpa takut dikriminalisasi.
Baca Juga:
Di sisi lain, Korpri juga mendorong percepatan digitalisasi birokrasi dan layanan ASN untuk memangkas birokrasi yang berbelit dan mempercepat pelayanan publik.
“BKN sedang membangun sistem kepegawaian nasional terpadu dengan satu sumber data seperti Dukcapil. Proses mutasi, promosi, hingga pensiun akan serba digital dan bebas hambatan,” ungkapnya.
Poin-poin merupakan hasil Rakernas Korpri 2025 yang menjadi bagian dari rekomendasi kebijakan ASN kepada Presiden Prabowo Sufian sebagai bentuk dukungan nyata terhadap pelaksanaan Asta Cita nasional.
Prof. Zudan mengajak seluruh ASN untuk terus memperkuat integritas, menjaga netralitas, dan membangun birokrasi yang sehat serta berorientasi pada pelayanan publik.
“Korpri maju terus! Birokrasi sehat, ASN terlindungi, dan pelayanan publik makin baik. Itulah manfaat yang harus benar-benar dirasakan keluarga ASN dan masyarakat,” pungkasnya. (esy/jpnn)
Kepala BKN sekaligus Ketua Dewan Pengurus Korpri Nasional, Prof. Zudan Arif Fakrullah menyoroti masih rendahnya penghasilan dan manfaat pensiun ASN di I dan II
Redaktur & Reporter : Yogi Faisal
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jabar di Google News