BGN Harus Serius Sukseskan Program MBG
jabar.jpnn.com, BOGOR - Makan Bergizi Gratis (MBG) adalah mimpi besar bangsa yang ide dan gagasannya melalui Presiden Prabowo Subianto.
Demi suksesnya program ini, negara melalui APBN 2025 menyiapkan Rp71 triliun untuk tahap awal program ini.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa sudah pasang ancaman keras, “Kalau anggaran tidak terserap, saya tarik kembali!”.
Itu bukan gertakan politik, melainkan alarm fiskal. Negara menargetkan 20 sampai 32 ribu dapur SPPG (Sentra Pangan Program Gizi) berdiri.
Sayangnya, di saat semua sektor bergerak, BGN justru tampak seperti mesin diesel yang mogok. Alih-alih melompat, BGN masih sibuk menunggu aplikasi, bukan mendorong mitra riil di lapangan.
Sekretaris Pendiri Indonesian Audit Watch (IAW), Iskandar Sitorus berharap tidak ada orang-orang jahat di BGN yang menyimpangkan sarana aplikasi itu.
Namun data yang dimiliki IAW, aroma penyimpangan sudah tercium di berbagai daerah dan sudah marak terdengar.
Menurut IAW, mitra dapur MBG itu bukan starting from zero. Mitra dapur adalah aset nyata pemerintah yang tak pernah didorong BGN.
Badan Gizi Nasional (BGN) diminta harus lebih serius dalam menyukseskan program Makan Bergizi Gratis (MBG) ala Presiden Prabowo Subianto
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jabar di Google News