Kemendagri Ambil Alih Kasus Pencopotan Kepala SMP Negeri 1 Prabumilih
jabar.jpnn.com, DEPOK - Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) beberkan alasan mengambil langkah tegas dengan menginisiasi pengambilalihan kasus pencopotan Kepala SMP Negeri 1 Prabumulih, Roni Ardiansyah oleh Wali Kota Prabumulih Arlan.
Inspektur Jenderal Kemendagri, Irjen Pol. Sang Made Mahendra menegaskan pengambilalihan ini merupakan bagian dari mitigasi pemerintah pusat untuk memastikan kepatuhan aturan oleh kepala daerah.
"Ini dalam rangka mitigasi, agar kejadian serupa tidak terulang. Kepala daerah wajib menaati seluruh ketentuan peraturan perundangan," ucapnya.
Mahendra menjelaskan, Wali Kota Prabumulih diduga melanggar prosedur dengan mencopot jabatan kepala sekolah tanpa mekanisme yang jelas.
Diriny menuturkan Kemendagri bakal memberikan sanksi langsung sebagai bentuk penegakan aturan.
"Kami ingatkan, sebagai kepala daerah, selaku pejabat pemerintahan wajib mentaati ketentuan peraturan pendanaan yang berlaku," terangnya.
Dia menyebut, pelanggaran yang dilakukan Arlan adalah mencopot Kepsek SMP 1 Prabumulih tanpa prosedur yang jelas.
Langkah cepat Kemendagri ini, mendapat apresiasi dari Pengamat Pendidikan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Jejen Musfah.
Kemendagri mengambilalih kasus pencopotan Kepala SMP Negeri 1 Prabumulih, Roni Ardiansyah oleh Wali Kota Prabumulih Arlan agar kasus tidak meluas
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jabar di Google News