Mengenal Penyakit Keringat Berlebih, Lengkap Dengan Metode Pengobatannya

Selasa, 16 September 2025 – 16:00 WIB
Mengenal Penyakit Keringat Berlebih, Lengkap Dengan Metode Pengobatannya - JPNN.com Jabar
Spesialis Bedah Toraks, Kardiak dan Vaskular Eka Hospital Cibububur, dr. Stella Aprilia, Sp.BT. Foto: Yogi Faisal/JPNN

"Keringat biasanya terjadi di seluruh tubuh," singkatnya.

Pada hiperhidrosis primer, penyebabnya adalah aktivitas berlebihan dari sistem saraf yang mengendalikan kelenjar keringat. Stres juga dapat memicu munculnya keringat.

"Sementara itu, hiperhidrosis sekunder muncul sebagai gejala dari penyakit lain. Penting untuk mendiagnosis penyebabnya dengan tepat agar penanganan yang diberikan bisa efektif," papar Stella.

Berkat kemajuan teknologi medis, ada beberapa pilihan pengobatan untuk mengelola hiperhidrosis, tergantung pada tingkat keparahan kondisi.

"Bisa pakai metode pengobatan antiperspirant, Iontophoresis, suntik botox, obat oral hingga pembedahan," jelasnya.

Antiperspirant, adalah langkah pertama yang paling mudah. Produk dengan kandungan aluminium klorida dapat membantu menyumbat sementara kelenjar keringat.

Sementara Iontophoresis, prosedur ini menggunakan aliran listrik ringan melalui air untuk "mematikan" kelenjar keringat sementara. Prosedur ini efektif untuk tangan dan kaki.

"Kalau suntikan botox dapat memblokir sinyal saraf yang memicu keringat. Efeknya bisa bertahan hingga beberapa bulan dan sangat efektif untuk ketiak," bebernya.

Berikut ini penjelasan lengkap tentang penyakit Hiperhidrosis atau keringat berlebihan pada tubuh, lengkap dengan jenis dan cara pengobatannya
Facebook JPNN.com Jabar Twitter JPNN.com Jabar Pinterest JPNN.com Jabar Linkedin JPNN.com Jabar Flipboard JPNN.com Jabar Line JPNN.com Jabar JPNN.com Jabar
JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jabar di Google News