Pemprov Jabar Siap Bangun Ruang Kelas Baru di SMKN 1 Cileungsi Bogor
“Dipastikan kualitas pembangunannya buruk kalau sampai atapnya roboh. Untuk itu saya sudah meminta inspektorat melakukan pemeriksaan, termasuk siapa yang dulu membangunnya. Setiap orang harus bertanggung jawab,” tegasnya.
Selain instruksi teknis, ia menekankan bahwa sektor pendidikan menjadi prioritas utama dalam kepemimpinannya.
Ia mengajak semua pihak, baik pemerintah maupun masyarakat, untuk bersama-sama menjaga keberlangsungan dunia pendidikan di Jawa Barat.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana (BPBD) Kabupaten Bogor, Ade Hasrat di lokasi kejadian, menyebutkan atap dan dinding bangunan SMKN 1 Cileungsi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, ambruk pada Rabu pagi ketika kegiatan belajar-mengajar berlangsung, menyebabkan sedikitnya 31 siswa dan guru mengalami luka-luka.
Peristiwa terjadi sekitar pukul 09.15 WIB di Desa Limus Nunggal, Kecamatan Cileungsi. Saat itu, siswa kelas 10 dan 12 sedang mengikuti pelajaran, kemudian tiba-tiba bagian atap dan dinding ruang kelas runtuh.
Laporan BPBD mencatat ada empat ruangan yang terdampak, terdiri atas dua ruang kelas dan dua ruang pertemuan. Sejumlah siswa yang berada di dalam ruangan tertimpa reruntuhan sebelum berhasil dievakuasi oleh guru dan petugas gabungan. (antara/jpnn)
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memastikan pemerintah provinsi segera membangun ruang kelas baru untuk SMKN 1 Cileungsi, Kabupaten Bogor
Redaktur & Reporter : Yogi Faisal
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jabar di Google News