Dinkes Periksa Sejumlah Sampel Makanan Dalam Kasus Ratusan Santri Keracunan Massal di Depok
jabar.jpnn.com, DEPOK - Kepala Dinas Kesehatan Kota Depok, Mary Liziawati sebut pihaknya sudah mendatangi Pondok Pesantren Baitul Qur’an, seusai peristiwa ratusan santri yang keracunan.
Mary menyebut, investigasi sudah dilakukan sejak Selasa (2/9).
“Kami Dinas Kesehatan melakukan investigasi, datang ke ponpes di hari Selasa,” ucapnya, di RS Bhayangkara Brimob, Kamis (4/9).
Namun, dirinya menuturkan, bahwa untuk sampel makanan dirinya sudah tidak bisa mendapatkan, lantaran sudah habis dimakan oleh santri.
“Tetapi kan makanan sudah tidak ada ya, makanan sudah dimakan semua oleh santri. Jadi kami mengambil sampel muntahan,” terangnya.
“Selain mengambil sampel muntahan, juga mengambil sampel air. Itu air tanah yang difilter mereka, dan dijadikan sumber minumnya,” sambungnya.
Tak hanya itu, Mary juga menyebut bahwa pihaknya mengambil sampel kornet yang banyak disebut-sebut jadi penyebab keracunan.
“Dan juga yang banyak disebut kornet, ya kami juga ambil sampel kornet juga,” jelasnya.
Dinas Kesehatan sudah mengambil sejumlah sampel untuk mengetahui penyebab keracunan ratusan santri di sebuah pondok pesantren di Depok
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jabar di Google News