Partisipasi CKG Minim, Dinkes Jabar Bakal Sambangi Komunitas Ibu Pengajian
“Jadi mulanya kan 10 Februari 2025, per kemarin sudah 16 juta, dan per harinya saya sudah lihat 250-280 ribu. Per hari. Jadi kalau sebulan 25 kali itu sepuluh ribu, lima setengah juta sebulan,” tuturnya.
Sementara itu, untuk mendongkrak angka partisipasi masyarakat, Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Jawa Barat pun berencana menjemput bola.
Kadinkes Jabar Vini Adiani Dewi mengatakan salah satu yang elemen masyarakat yang belum banyak berpartisipasi dalam program CKG adalah para pekerja. Untuk itu, ia mengatakan pihaknya akan menyambangi pabrik-pabrik untuk pelaksanaan CKG.
"Nanti kami akan merambah ke pabrik. Jadi rata-rata pekerja kita tuh sama nih sibuk tidak ada waktu gitu ya. Ada rencana ke situ karena tadi kan pabrik itu kan ada ribuan ya," ucap Vini.
Untuk langkah awal, Vini menuturkan, pihaknya akan mendatangi sejumlah komunitas di masyarakat, di antaranya perkumpulan ibu-ibu pengajian dan organisasi Islam.
"Nah, untuk sementara ini kami ke komunitas dulu gitu. Nanti kalau udah mulai lenggang masyarakat. Seperti sebetulnya ya, Pak Gubernur itu sudah mengeluarkan surat edaran OPD (Organisasi Perangkat Daerah) wajib CKG," jelas Vini. (mcr27/jpnn)
Dinkes Jabar akan menyambangi komunitas ibu-ibu pengajian hingga pegawai pabrik untuk mendorong partisipasi Cek Kesehatan Gratis (CKG).
Redaktur : Ridwan Abdul Malik
Reporter : Nur Fidhiah Sabrina
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jabar di Google News