Pekan Terakhir Operasi Patuh Lodaya 2025, 3 Jenis Pelanggaran Ini Paling Banyak Ditemukan

Sabtu, 26 Juli 2025 – 19:00 WIB
Pekan Terakhir Operasi Patuh Lodaya 2025, 3 Jenis Pelanggaran Ini Paling Banyak Ditemukan - JPNN.com Jabar
Ilustrasi polisi di jalan raya. Foto: dokumen JPNN.Com

jabar.jpnn.com, KOTA BANDUNG - Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polrestabes Bandung menindak 4.673 pelanggar dalam operasi Patuh Lodaya 2025.

Operasi tersebut berlangsung pada 14 – 27 Juli 2025 di berbagai titik di Kota Bandung.

KBO Satlantas Polrestabes Bandung, AKP Deden mengatakan, jumlah pengendara yang ditindak sebanyak 4.600 lebih.

"Jumlah pelanggar (lalu lintas) yang ditindak selama Operasi Patuh Lodaya 2025, total ada sebanyak 4.673 pelanggar," kata Deden, Sabtu (26/7/2025)

Dia menyebut, mereka yang ditindak salah satunya karena tidak memakai helm, sesuai ketentuan dalam pasal 291 tentang kewajiban memakai helm saat berkendara.

"Lalu tidak memakai plat nomor atau TNKB (Tanda Nomor Kendaraan Bermotor) sesuai dengan Pasal 280, dan yang terakhir melawan arus sesuai dengan Pasal 287. Jadi dominasi 3 pelanggaran tersebut, sesuai target dalam Operasi Patuh Lodaya 2025," ujarnya.

Selain itu, rata-rata para pelanggar hanya diberikan teguran oleh petugas di lapangan. Sedangkan yang ditilang jumlahnya tidak terlalu banyak.

"Itu sebanyak 4.666 (yang ditindak melalui teguran). Sementara yang dilakukan ETLE (tilang) itu sebanyak 7 pelanggar," tuturnya.

Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polrestabes Bandung menindak 4.673 pelanggar dalam operasi Patuh Lodaya 2025.
Facebook JPNN.com Jabar Twitter JPNN.com Jabar Pinterest JPNN.com Jabar Linkedin JPNN.com Jabar Flipboard JPNN.com Jabar Line JPNN.com Jabar JPNN.com Jabar
JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jabar di Google News