Cemari Sungai Citarum, Izin PT Pindo Deli 1 Karawang Perlu Ditinjau Ulang
jabar.jpnn.com, KARAWANG - Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Karawang mengatakan izin PT Pindo Deli 1 perlu dikaji ulang karena terkait dugaan pencemaran Sungai Citarum sehingga air sungai berubah menjadi biru kehijauan.
"Kami bersama Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jawa Barat, saat kejadian pencemaran Citarum pada Sabtu (21/6), telah melakukan sidak dan mengambil sampel air yang diduga tercemar," kata Kepala DLHK Karawang Iwan Ridwan, Kamis (3/7).
Hal tersebut dilakukan, kata dia, karena saat itu air Sungai Citarum secara tiba-tiba berubah warna dari awalnya berwarna coklat keruh menjadi biru kehijauan.
Setelah ditelusuri, lanjutnya, ternyata sumber perubahan warna air Sungai Citarum itu berasal dari saluran pembuang yang keluar dari buangan air PT Pindo Deli 1.
Dari hasil sidak terungkap, kata dia, perubahan warna air Sungai Citarum saat itu terjadi ketika PT Pindo Deli 1 sedang memproduksi kertas berwarna biru.
Air limbah dari produksi tersebut sebenarnya diolah di IPAL Pindo Deli 1. Namun, belum sepenuhnya bisa menguraikan pigmen warnanya, sehingga masih menghasilkan warna biru ketika dibuang ke Sungai Citarum.
Atas kejadian itu, lanjut dia, DLHK Karawang telah memberi sanksi teguran.
Iwan Ridwan menyebutkan pihaknya hanya bisa memberi sanksi teguran. Untuk sanksi lebih lanjut, kata dia, merupakan kewenangan Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jawa Barat.
DLHK Kabupaten Karawang mengatakan izin PT Pindo Deli 1 perlu dikaji ulang karena dugaan pencemaran Sungai Citarum
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jabar di Google News