Bonus Rp 1 Miliar dari Pemprov Jabar Tak Sesuai Janji, Bos Persib Curiga
Kemudian, klub juga tidak mau terbebani dengan janji bonus Rp1 miliar itu.
Di sisi lain, Umuh menaruh curiga dengan Sekretaris Daerah (Sekda) Jabar Herman Suryatman. Menurutnya, sosok eselon II. a itu terlalu menggebu-gebu dalam menyampaikan janjinya.
Bukan tidak mungkin, kata dia, uang bonus hasil urunan ASN itu sudah terkumpul Rp1 miliar, tetapi dana yang disalurkan kepada klub tidak sesuai.
"Saya curiga jangan-jangan dari ASN sudah Rp1 miliar, terus diberikan Rp350 (juta), itu kecurigaan saya," ungkap dia.
"Jadi saya tidak mau terima, jadi dikembalikan dulu," lanjutnya.
Umuh menerangkan, transparansi uang urunan dari ASN harus jelas dan rinci. Saat menyerahkan kepada tim pun, Pemprov harus melampirkan rincian dana yang diterima.
Ini penting untuk menghindari konflik di kemudian hari.
"Harus jelas, sekarang dia tidak berani memberi rincian. Kalau memberi rincian semua, percaya siapa saja yang menyumbang itu. Harus ada rincian uang dari si A si B, siapa tahu sudah 1 miliar sama sekda diotak-atik lagi, maaf saudara sekda," tandasnya. (mcr27/jpnn)
Penjelasan Umuh Muchtar soal alasan Persib menolak uang bonus Persib juara dari Pemprov Jabar Rp1 miliar yang tak sesuai janji.
Redaktur : Ridwan Abdul Malik
Reporter : Nur Fidhiah Sabrina
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jabar di Google News