Menteri PKP Maruarar Sirait Dorong Bank Bjb Tingkatkan Penyaluran KPR Sejahtera FLPP
Maruarar menuturkan, selama Indonesia merdeka baru pada tahun 2025 ini pemerintah meningkatkan target FLPP sebanyak 350.000 dan merupakan jumlah terbesar sepanjang sejarah.
Hal itu juga menjadi bukti Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto benar-benar memiliki program yang pro terhadap masyarakat kecil.
Sebagai informasi, realisasi penyaluran FLPP Kuartal I Tahun 2025 yang mencapai 53.874 unit. Jumlah realisasi FLPP tersebut naik 1.173,92 persen dari pencapaian Kuartal I Tahun 2024 sebesar 4.229 unit rumah.
"Saya memprovokasi agar Bank BJB bisa berubah dan lebih semangat menyalurkan FLPP apalagi masih banyak rakyat Jawa Barat yang membutuhkan rumah layak huni," kata Maruarar.
Sementara itu, Direktur Utama Bank BJB Yusuf Saadudin mengaku siap mendorong target capaian FLPP sesuai arahan Menteri PKP.
Menurutnya, hal ini menjadi tantangan bagi Bank BJB untuk berkiprah lebih baik dalam penyaluran FLPP bagi masyarakat Jawa Barat.
"Kami akan segera berkoordinasi dengan sejumlah asosiasi pengembang perumahan di Jawa Barat untuk mengetahui jumlah pasokan rumah subsidi yang ada. Kami siap mendukung Program 3 Juta Rumah dan melaksanakan penyaluran FLPP lebih banyak lagi dari tahun sebelumnya," tuturnya.
Diketahui, Bank BJB telah menyalurkan bjb KPR Sejahtera FLPP dari sejak awal diluncurkan pada tahun 2016 sampai dengan sekarang tahun 2025 sebanyak 37.636 unit rumah dengan total sebesar Rp. 4,6 triliun dimana dana menggunakan dari BP Tapera dan PT. SMF.
Menteri PKP Maruarar Sirait meminta Bank Bjb memanfaatkan kenaikan kuota FLPP nasional sebanyak 350.000 pada tahun 2025.
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jabar di Google News