Mengenal Lebih Dalam Bahaya Rokok di Hari Tanpa Tembakau Sedunia

Minggu, 01 Juni 2025 – 08:00 WIB
Mengenal Lebih Dalam Bahaya Rokok di Hari Tanpa Tembakau Sedunia - JPNN.com Jabar
Ilustrasi rokok keretek. Foto: humas Bea Cukai

jabar.jpnn.com, KABUPATEN BOGOR - Kebiasaan merokok merupakan faktor utama masalah paru-paru yang sering terjadi di Indonesia maupun dunia.

Asap rokok mengandung ribuan senyawa kimia berbahaya yang dapat menyerang organ-organ vital tubuh.

Bukan hanya terhadap si pengguna, bahaya rokok juga dapat dialami oleh mereka para perokok pasif.

Ketahui bahaya merokok untuk melindungi diri dan orang terkasih dari rokok.

Dokter Spesialis Paru-paru Eka Hospital Cibubur, dr. Paulus Arka Triyoga menjelaskan paparan zat-zat berbahaya dalam rokok menimbulkan kerusakan signifikan pada berbagai sistem organ.

Sistem Pernapasan

Paru-paru merupakan organ yang paling rentan terhadap dampak negatif merokok.

Inhalasi asap rokok secara kronis menyebabkan kerusakan ireversibel pada alveoli, memicu perkembangan Penyakit Paru Obstruktif Kronis (PPOK), termasuk emfisema dan bronkitis kronis.

Selain itu, risiko kanker paru-paru meningkat secara signifikan pada mereka yang memiliki riwayat merokok aktif.

Dokter Spesialis Paru-paru Eka Hospital Cibubur, dr. Paulus Arka Triyoga menjelaskan tentang bahaya merokok di Hari Tanpa Tembakau Sedunia (HTTS)
Facebook JPNN.com Jabar Twitter JPNN.com Jabar Pinterest JPNN.com Jabar Linkedin JPNN.com Jabar Flipboard JPNN.com Jabar Line JPNN.com Jabar JPNN.com Jabar
JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jabar di Google News