164 Lapak Pedagang Hangus Terbakar, Pasar Bojong Bakal Direvitalisasi Pemkab Bekasi
Selain material mudah terbakar, akses menuju lokasi pun sulit dijangkau karena berada pada ruas jalan yang cenderung sempit untuk dilalui truk pemadam kebakaran. Kerumunan warga pun turut menghambat proses pemadaman.
"Kendala tidak ada, hanya banyak masyarakat di sekitar lokasi dan yang harus disampaikan adalah kami mengimbau agar mereka menjauh dari area kebakaran demi keselamatan karena membahayakan," katanya.
Api kebakaran baru bisa dikendalikan pada Rabu pagi. Petugas gabungan terus berupaya membersihkan puing sambil memastikan api benar-benar padam secara total. Garis polisi juga sudah terpasang di area pasar.
Salah seorang pedagang Nur Afiah (40) mengatakan saat kejadian, dirinya sedang berada di rumah. Selepas menunaikan salat maghrib, dirinya mendapat panggilan telepon yang mengabarkan telah terjadi insiden pasar terbakar. Api turut juga menyambar kios sembako miliknya.
"Kios saya di tengah. Itu awalnya pas kejadian posisi saya di rumah, habis maghrib. Itu juga tahu di telepon. Sampai sini sudah hangus semua," ucapnya.
Menurut dia bahan-bahan mudah terbakar seperti sembako dan barang dagangan lain turut membuat api dengan cepat meluas ke seluruh bagian pasar. Ditambah dengan angin kencang pada saat kejadian yang membuat kobaran api semakin sulit dikendalikan.
"Angin kencang pas kejadian, jadi pas sampai sini setengah pasar sudah kebakaran. Kalau kerugian ada, tetapi pasti banyak juga yang lebih (parah) dari saya. Harapan ke depan supaya ada solusi," kata dia. (antara/jpnn)
Pemkab Bekasi berencana akan me revitalisasi Pasar Bojong di Desa Bojongsari, Kecamatan Kedungwaringin, usai terbakar pada Selasa (20/5) malam
Redaktur & Reporter : Yogi Faisal
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jabar di Google News